Facebook Twitter Google Plus Vimeo Youtube Feed Feedburner

ROS LBoard 1

Rusuhan di penjara Tunisia, 50 orang terbunuh

January 16, 2011

Sejumlah saksi di Monastir mengatakan api menjalar di penjara dan mengorban puluhan banduan.

TUNIS: Hampir 50 orang terbunuh  dalam insiden tembakan dan kebakaran di dua penjara Tunisia di tengah gejolak politik selepas menyusul tergulingnya Presiden Zine al-Abidine Ben Ali.

Penembakan di ibu kota Tunis masih terjadi ketika orang ramai merayakan larinya presiden ke Arab Saudi.Tentera mengawal di pusat kota dan negara masih dalam keadaan darurat.Ketua Parlimen Foude Mebazaa mengambil alih jawatan presiden.

Beliau  telah meminta Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi  membentuk pemerintahan persatuan.

Dalam pidato televisyen  Mebazaa mengatakan semua parti politik termasuk pembangkang  akan diajak berunding.

Di tengah gejolak politik yang melanda Tunisia, puluhan orang dipercayai  terbunuh dalam kebakaran penjara di kota Monastir.

Sejumlah saksi  di Monastir mengatakan api menjalar di penjara dan mengorban puluhan banduan.

“Seluruh penjara terbakar,” kata seorang saksi kepada Reuters.

Sementara Associated Press mengutip penguasa  setempat yang mengatakan paling sedikit 42 orang meninggal dunia.

Sementara itu di pusat ibukota Tunis, pasukan selamatan melakukan kawalan  untuk mencegah rusuhan  yang terjadi di pinggiran kota pada hari Jumaat.

Jalan utama kota Tunis, Avenue Habib Bourguiba ditutup oleh pasukan keselamatan.Sedangkan kereta kebal  dan tentaea menjaga gedung-gedung milik negara.

Lapangan terbang   Tunis yang tutup pada hari Jumaat, sudah dibuka semalam.

Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi mengatakan keutamaan adalah memulihkan keharmornian  umum.

Ghannouchi juga mengatakan akan mengadakan perundingan dengan parti-parti pembangkang.

Wartawan BBC di Tunis, Wyre Davies, mengatakan masyarakat sekarang sedang mengamati apakah pemerintah sementara bersedia melakukan perubahan ekonomi dan politik.

Presiden Zine el-Abidine Ben Ali yang sudah berkuasa selama 23 tahun, pada hari Jumaat meletakkan jawatan setelah terjadi demonstrasi besar di Tunis.

Pada Jumaat malam Ghannouchi yang merupakan perdana menteri di bawah Presiden Ben Ali menjadi presiden sementara, namun pada hari Sabtu Mahkamah Perlembagaan  menyatakan ketua parlimen Foued Mebazaa seharusnya menjadi presiden sementara.

Tunisia merdeka dari Perancis tahun 1956 dan selama ini baru mempunyai dua presiden yaitu Habib Bourguiba dan Zine el-Abidine Ben Ali, lapor Detik.com.


Comments

Readers are required to have a valid Facebook account to comment on this story. We welcome your opinions to allow a healthy debate. We want our readers to be responsible while commenting and to consider how their views could be received by others. Please be polite and do not use swear words or crude or sexual language or defamatory words. FMT also holds the right to remove comments that violate the letter or spirit of the general commenting rules.

The views expressed in the contents are those of our users and do not necessarily reflect the views of FMT.

Comments