
PETALING JAYA: Kementerian Kesihatan mengesan 37 kluster baharu Covid-19, rekod baharu berbanding 30 kluster yang dicatatkan pada 9 Julai lalu.
Ketua Pengarah Kesihatan, Dr Noor Hisham Abdullah berkata, 19 daripada kluster itu membabitkan tempat kerja.
Katanya, lapan lagi kluster komuniti, empat berkaitan pusat tahanan serta masing-masing tiga kumpulan berisiko tinggi dan sektor pendidikan.
Kluster itu dikesan di Melaka, Selangor, Pulau Pinang, Pahang, Terengganu, Kuala Lumpur, Kelantan, Johor, Perak, Sabah, Sarawak dan Negeri Sembilan.
Perincian kluster seperti berikut:
- Kluster Satu Lagenda (Melaka Tengah dan Alor Gajah) dengan 39 kes.
- Kluster Tapak Bina Jalan Lagong (Gombak) dengan 37 kes.
- Kluster Jalan Mayang Pasir (Barat Daya dan Timur Laut) dengan 33 kes.
- Kluster Industri Alam Jaya Tiga (Kuala Selangor) dengan 31 kes.
- Kluster Lorong Baiduri Satu (Maran, Jerantut dan Temerloh) dengan 27 kes.
- Kluster Industri Lot Satu (Melaka Tengah) dengan 26 kes.
- Kluster Lorong Gemia (Kuala Terengganu, Marang, Hulu Terengganu dan Kuala Nerus) dengan 24 kes.
- Kluster Jalan Mahkota Kuantan (Kuantan) dengan 21 kes.
- Kluster Jalan Setiawangsa 11 (Titiwangsa) dengan 20 kes.
- Kluster Persiaran Cassia Selatan Satu (Seberang Perai Selatan) dengan 17 kes.
- Kluster Lorong IKS Juru Tiga (Seberang Perai Tengah) dengan 16 kes.
- Kluster Wakaf Che Yeh (Kota Bharu) dengan 16 kes.
- Kluster Industri Jalan Rukun Dua (Kuala Selangor) dengan 14 kes.
- Kluster Setapa (Kota Tinggi) dengan 13 kes.
- Kluster Jalan Gunung 32 (Johor Bharu) dengan 12 kes.
- Kluster Jalan Chengal Temerloh (Temerloh) dengan 12 kes.
- Kluster Seksyen 11 Jalan Maju (Kota Bharu, Machang dan Pasir Mas) dengan 10 kes.
- Kluster Jalan Lok Heng (Kota Tinggi) dengan 10 kes.
- Kluster Persiaran SIBC Satu (Perak Tengah) dengan lapan kes.
- Kluster Jalan Bangsar (Lembah Pantai) dengan 131 kes.
- Kluster Tok Jiring (Kuala Nerus) dengan 33 kes.
- Kluster Lempaong (Betong) dengan 31 kes.
- Kluster Kampung Alor Hijau (Pasir Puteh) dengan 25 kes.
- Kluster Bukit Tinggi (Meradong) dengan 21 kes.
- Kluster Kampung Lubuk Pusing (Manjung) dengan 21 kes.
- Kluster Kampung Kukup (Pontian) dengan 18 kes.
- Kluster Terusan Utama (Sabak Bernam) dengan 16 kes.
- Kluster Bakti 2 (Seremban dan Rembau) dengan 402 kes.
- Kluster Kolam Air 2 (Kota Setar, Kubang Pasu dan Pendang) dengan 94 kes.
- Kluster Tembok Choh 3 (Johor Bharu) dengan 79 kes.
- Kluster Tembok Tawakal Kluang (Kluang) dengan 49 kes.
- Kluster Batu Tujuh Jalan Kebun (Klang) dengan 55 kes.
- Kluster Pekan Ranau (Ranau) dengan 15 kes.
- Kluster Mahkota Batu 19 (Kulai dan Johor Bahru) dengan enam kes.
- Kluster Jalan Pulai Indah 27 (Johor Bharu) dengan 14 kes.
- Kluster Jalan Cengal Selatan (Titiwangsa) dengan 13 kes.
- Kluster Putra Bertam (Seberang Perai Utara) dengan 11 kes.
Hisham berkata, sebanyak 3,205 kluster dikesan di seluruh negara setakat ini, dengan 893 daripadanya kluster aktif dan 2,312 lagi sudah tamat.
